Hukum terlambat masuk dari jam kerja resmi atau keluar (pulang) sebelum jam kerja resmi selesai.

Oleh Asy Syaikh sholih al utsaimin rahimahullah

Pertanyaan :
Peraturan jam kerja resmi  yang ditentukan negara, anda dapati sebagian orang datang telat setengah jam , atau pergi/keluar (pulang) dari pekerjaan sebelum jam kerja usai  setengah jam sebelumnya , dan terkadang terlambat sampai 1 jam atau bahkan lebih.
Maka apakah hukum hal tersebut ?

Jawab :
Yang tampak perkara ini tidak membutuhkan kepada jawaban.

Karena yang namanya imbalan  itu wajib menyesuaikan kepada yang dikorbankan,

Maka selama seorang pegawai tidak ridho/rela jika negara mengurangi hak gajinya sedikitpun, demikian pula wajib baginya untuk tidak mengurangi hak negara sedikitpun.

Maka tidak boleh bagi seorang pekerja  untuk telat dari jam kerja resmi ( yang telah ditetapkan-pent) dan tidak pula mendahului (pergi) sebelum jam kerja resmi usai.

Penanya :

 Akan tetapi sebagian orang beralasan bahwasanya disana tidak ada pekerjaan atau pekerjaannya sedikit.

Asy syaikh rahimahullah
Yang penting (jadi patokan) kamu itu terikat dengan waktu bukan dengan pekerjaan.

Yakni dikatakan kepadamu : ini gajimu atas kehadiranmu dari jam sekian hingga jam sekian, sama saja apakah disana ada pekerjaan atau tidak ada pekerjaan,

Maka selama upah gaji itu berkaitan dengan waktu maka hendaknya dia harus menyempurnakan waktu tersebut, ya’ni menunaikan waktu itu,

jika tidak maka yang kita makan dari upah gaji yang kita tidak hadir kerja tersebut adalah batil.

Allahu a’lam..

Dinukil dar: http://ittibaus-sunnah.net/hukum-terlambat-masuk-dari-jam-kerja-resmi-atau-keluar-pulang-sebelum-jam-kerja-resmi-selesai-2/