Melakukan Shalat Dhuha Saat Jam Kerja

Penulis: Komite Tetap Untuk Riset Ilmiah dan Fatwa

Fatwa Nomor 19285 (Bab 23; Halaman 423)

Tanya:

Apakah diperbolehkan bagi karyawan untuk melakukan shalat dhuha (Shalat Sunnah yang dilakukan setelah matahari terbit) saat jam  kerja, terutama waktu ketika karyawan sedang saatnya bekerja, sehingga mengakibatkan pekerjaannya tidak selesai tepat pada waktunya? Kami mengharap Anda untuk memberikan dengan jawaban tertulis! Jazakumulloohu khoiron

Jawab:

Perintah untuk melakukan Shalat Sunnah adalah di rumah sesuai dengan perintah Nabi Muhammad shalalloohu ‘alaihi wassalamyang diriwayatkan dari Zaid bin Tsabit radhialloohu’anhu: “Shalat yang paling afdhal adalah yang dilakukan di rumah kalian kecuali untuk shalat wajib. (HR. Ahmad Vol. 5 Hal. 182,184,186,187;Al Bukhari Vol. 1 Hal. 178, Muslim Vol. 1 Hal. 540). Nabi shalalloohu ‘alaihi wassalam juga menyatakan:

اجْعَلُوا فِي بُيُوتِكُمْ مِنْ صَلَاتِكُمْ، وَلَا تَتَّخِذُوهَا قُبُورًا

Laksanakanlah sebagian shalat kalian di rumah kalian dan janganlah kalian menjadikannya kuburan. (H.R. Bukhâri (I/528-529 no. 432) dari Ibn Umar radhiallahu ‘anhuma).  (Muttafaqun ‘alaihi oleh Al-Bukhari dan Muslim).

Selanjutnya, karyawan tidak seharusnya berhenti bekerja, hanya untuk melakukan amalan sunnah. Seorang karyawan dapat melakukan Shalat-ul-Dhuha di rumah sebelum ia berangkat bekerja setelah matahari terbit, yaitu, setelah waktu nahy (waktu shalat yang dilarang setelah subuh) sekitar lima belas menit setelah matahari terbit.

Wabillahi taufiq washalallahu ‘ala nabiyina muhammad wa alihi washahbihi wassalam.

Komite Tetap Untuk Riset Ilmiah dan Fatwa

Ketua: `Abdul` Aziz bin Abdullah bin Baz

Anggota :

Bakar Abu Zaid

`Abdullah bin Shalih Al-Fawzan Fawzan

` Abdul `Aziz bin` Abdullah Al Al-Syaikh

Terjemahan dari:

http://www.alifta.net/Fatawa/FatawaChapters.aspx?View=Page&BookID=7&PageID=9157&back=true